<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Internet Marketing Indonesia &#124; Asian Brain Community &#187; Ide Bisnis</title>
	<atom:link href="http://www.asianbraincommunity.com/category/artikel/ide-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asianbraincommunity.com</link>
	<description>Internet Marketing Indonesia &#124; Asian Brain Community</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Sep 2009 16:37:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membangun Bisnis Online Secara Benar</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/229/membangun-bisnis-online-secara-benar/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/229/membangun-bisnis-online-secara-benar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 12:57:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Set]]></category>
		<category><![CDATA[anne ahira]]></category>
		<category><![CDATA[Asian Brain]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[niche]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Transaksi jual beli dewasa ini tidak hanya dilakukan di pasar konvensional dimana penjual dan pembeli berada di tempat yang sama dan saling bertatap muka. Tanpa kita sadari, proses jual beli hanya dilakukan dengan click-an mouse saja. Internet telah beralih fungsi menjadi alat marketing yang luar biasa hebatnya. Dengan semakin mudahnya mengakses internet, semakin bertambah pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoBodyText">Transaksi jual beli dewasa ini tidak hanya dilakukan di pasar konvensional dimana penjual dan pembeli berada di tempat yang sama dan saling bertatap muka. Tanpa kita sadari, proses jual beli hanya dilakukan dengan click-an mouse saja. Internet telah beralih fungsi menjadi alat marketing yang luar biasa hebatnya. Dengan semakin mudahnya mengakses internet, semakin bertambah pula penggunanya. Ini merupakan salah satu faktor yang menguntungkan bagi produsen atau penyedia jasa untuk lebih mengembangkan market share-nya secara instant. Hampir semua perusahaan yang besar maupun kecil mempunyai situs resmi mengenai produk atau jasa yang mereka tawarkan. Tidak ketinggalan, setiap orang mulai membangun <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> dengan bentuk dan fungsi masing-masing. Apa yang terjadi sekarang ini, persaingan yang luar biasa ketatnya memenuhi hampir setiap niche. Sebagai pemula di dunia Internet Marketing, anda mungkin akan merasa kebingungan, <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> apa yang akan dibangun? Apa yang harus ditawarkan di internet? Apa masih ada kesempatan untuk ikut serta dalam euphoria mendulang emas dari internet yang memang kesempatannya tersedia untuk siapa saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Dengan menyadari akan terbukanya peluang <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a>, menyadari pula bahwa persaingan yang begitu ketatnya, maka <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> apapun bentuknya tidak bisa dibangun atau dimulai dengan hanya bermodalkan niat dan tekad atau peruntungan semata. Muncul pertanyaan bagaimana caranya membangun <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> secara benar?</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Semua dimulai dari menentukan ide bisnis atau niche apa yang akan ditawarkan. Tahapan ini merupakan tahapan yang paling menentukan sukses atau tidaknya suatu <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a>. Mulailah dengan bertanya kepada diri sendiri mengenai apa yang anda kuasai yang orang lain kebanyakan tidak menguasainya, hobi atau profesi anda atau apapun yang berhubungan dengan pribadi anda. Bahkan lebih luas lagi, anda bisa mendapatkan inspirasi mengenai apa yang sedang trend saat ini atau produk atau jasa apa yang sedang dibutuhkan banyak orang saat ini? Sebagai referensi, kunjungilah situs seperti google trend, yahoo buzz, lycos, atau ebay pulse.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Setelah anda menemukan beberapa ide untuk memulai <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a>, proses ini belum selesai. Ada faktor penting lainnya yang harus dipertimbangkan yaitu persaingan. Seberapa banyak persaingan niche anda? Carilah niche yang persaingannya tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit. Janganlah bermimpi untuk membangun bisnis dengan persaingan yang sangat hebat seperti computer, health, insurance, Viagra atau hal-hal umum lainnya. Apabila anda mempunyai sebuah niche misalkan computer, maka turunkanlah beberapa level menjadi hal yang lebih khusus. Fikirkan apa yang berhubungan dengan computer. Misalkan computer hardware, computer software atau computer store. Teruslah sampai anda mendapatkan niche yang memang benar-benar sudah merupakan kata khusus. Untuk membantu pencarian ini, gunakanlah tools keyword elite, google keyword, overture, keyword discovery dan banyak sekali tools yang dapat digunakan untuk kebutuhan ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Langkah selanjutnya adalah menentukan target jangka pendek dan jangka panjang. Target merupakan faktor yang tidak kalah pentingnya dimana merupakan tolak ukur sukses tidaknya <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> anda. Setelah itu, masih banyak lagi faktor yang harus anda persiapkan diantaranya adalah perencanaan dan scheduling yang mencakup apa yang harus anda lakukan untuk pencapaian target yang telah ditentukan. Dalam hal ini membuat website yang meliputi proses pembuatan content atau isi website, domain name, web hosting dan autoresponder.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Selanjutnya adalah promosi, bagaimana caranya agar orang tahu keberadaan bisnis kita di internet. Tidak seperti bisnis offline, setelah anda mendirikan sebuah toko maka secara langsung calon pembeli akan melihatnya bahkan langsung berkunjung. Di internet mempromosikan atau mengenalkan <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> anda kepada calon pembeli dilakukan dengan link building, advertising, mail campaign, affiliate marketing dan joint venture.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Melihat langkah-langkah membangun <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> diatas, diperlukan penguasaan metoda dan teknik internet marketing yang mencakup semua proses tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan ini, banyak sekali buku internet marketing yang saya beli sehingga tagihan kartu kredit saya dipenuhi dengan account paypal, click bank, 2CO dan lain-lain. Jujur semuanya tidak menghasilkan apa-apa, karena dengan semakin banyaknya referensi membuat saya overwhelming sehingga tidak bisa fokus dalam menyelesaikan suatu project.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Seharusnya saya menyadari lebih awal bahwa apa yang saya butuhkan adalah petunjuk yang menyeluruh yang mencakup semua aspek kebutuhan untuk membangun dan menjalankan <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a>. Setelah melalui beberapa pencarian, akhirnya saya bergabung dengan <a title="Asian Brain" href="http://asianbrainunlimited.com" target="_blank">Asian Brain</a>. Cukup dengan mengikuti satu keanggotaan, saya tidak perlu lagi membeli ebooks, internet marketing course yang lain. Karena Asian Brain IMC menyediakan semuanya mulai dari module pendukung, niche analysis, membuat website atau authority site yang benar, keyword searching, articles, domain name, web hosting, autoresponder. Bahkan software dan tools pendukung internet market yang gratis dapat digunakan yang tidak akan anda temukan dikeanggotaan yang lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="justify;"><!--[if !supportEmptyParas]--><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="justify;">Dari sekian banyak Internet Marketing Guru yang ada, saya memilih <a title="Anne Ahira" href="http://asianbrainunlimited.com/anneahira/anne-ahira-membangun-bisnis-online" target="_blank">Anne Ahira</a> yang sudah terbukti dengan menjadikan Asian Brain IMC mendominasi pasar Internet Marketing Course di Indonesia dan segudang prestasi yang telah diraihnya. Anne Ahira dengan senang hati akan membimbing anda membangun <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> secara benar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/229/membangun-bisnis-online-secara-benar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Marketer = ORANG STREEES ??</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/210/internet-marketer-orang-streees/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/210/internet-marketer-orang-streees/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 May 2008 07:17:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hengkitw</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[gelas promosi]]></category>
		<category><![CDATA[netpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Konon zaman dahulu ada pemimpin perang yang termotivasi untuk memenangkan peperangan, melawan musuh yang tangguh dari segi fisik maupun persenjataan. Pemimpin ini kemudian mengatur strategi dan rencana bersama beberapa pengawal setianya, kemudian betapa kagetnya pemimpin ini mendapatkan info bahwa jumlah pasukannya jauh lebih sedikit dari pasukan musuh, yaitu 1 : 100, dan apabila informasi tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konon zaman dahulu ada pemimpin perang yang termotivasi untuk memenangkan peperangan, melawan musuh yang tangguh dari segi fisik maupun persenjataan. Pemimpin ini kemudian mengatur strategi dan rencana bersama beberapa pengawal setianya, kemudian betapa kagetnya pemimpin ini mendapatkan info bahwa jumlah pasukannya jauh lebih sedikit dari pasukan musuh, yaitu 1 : 100, dan apabila informasi tersebut sampai terdengar oleh pasukannya, maka dikhawatirkan mental dari pasukannya akan drop karena mereka sudah tahu pasti akan kalah perang, dan sayangnya informasi tsb sudah tercium oleh pasukannya.</p>
<p>Kemudian Pemimpin ini mengatur siasat dan strategi untuk memenangkan pertempuran dan agar dapat memotivasi pasukannya agar tetap terus bertempur, maka diambillah <strong>TINDAKAN RADIKAL</strong> oleh pemimpin tsb, yaitu waktu tengah malam dengan diam2 pemimpin itu membakar habis semua kapal2 yang ada milik pasukannya sendiri dengan tujuan agar pasukannya tidak dapat kembali pulang.</p>
<p>Dan pada pagi harinya diapun mengumumkan kapal2 sudah habis dibakarnya dan juga memberitahukan bahwa jumlah pasukan kalah jauh dengan musuh, sehingga mendengar hal itupun pasukannya tidak mempunyai pilihan, kecuali tetap <strong>TERUS BERPERANG</strong> atau mati.</p>
<p>Dengan penuh harapan menang dan rasa kangen untuk tetap bertemu anak istri, maka pasukannya pun berperang dengan gigih dan semangat pantang mundur mengalahkan musuh, sehingga yang terjadipun maka kemenanganlah yang diraih oleh Pemimpin dan pasukannya tsb.</p>
<p>Maka pesan moral apa yang kita dapat simpulkan dari cerita diatas, yaitu : untuk mencapai kemenangan besar maka kita harus pantang menyerah dan tetap termotivasi, ibarat kita menapaki jembatan kemudian membakarnya jembatan tsb agar kita tidak dapat berpaling mundur lagi, dan <strong>ITUPUN SAMA HALNYA DENGAN INTERNET MARKETING.<br />
</strong></p>
<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://www.asianbraincommunity.com/wp-content/uploads/2008/05/mug-bola.jpg" alt="Indomug.com" width="201" height="185" />Dengan melihat judul diatas mungkin orang benar melihat Internet Marketer adalah orang stres, karena mereka melihat sebagian besar Internet Marketer kerjaannya <strong>HANYA DUDUK</strong> didepan komputer dan itupun sama terjadi dengan saya, karena sama orang tua saya dianggap Orang Stres (itu terjadi sekitar 8 bulan yang lalu) dan sekarang anggapan itupun ditepis karena dengan menjadi Internet Marketer saya mempunyai Bisnis sendiri secara online salah satunya (Bisnis konvensional) dengan membuat barang promosi dari Gelas Mug &#8211; <a href="http://www.indomug.com">www.indomug.com</a> ( meskipun belum berpenghasilan besar <img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#41;' /> ) dan bisnis2 online lainnya.</p>
<p>Sehingga dapat dikatakan Internet Marketer adalah Orang Stres, tetapi stres yang dapat membawa berkah dan kebaikan, tentunya juga kekayaan, hehehe <img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#41;' /></p>
<p>Sekedar sharing untuk menjadi Internet Marketer sukses. maka ada beberapa hal yang harus kita ingat dan lakukan, yakni :</p>
<ol>
<li><strong>HARGAI</strong> <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> kita.</li>
<li>Kita harus memandang <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> adalah BISNIS kita sendiri (maka disitu kita berperan sebagai Entrepreneur).</li>
<li>yakinlah mempunyai Bisnis sendiri selangkah lebih maju bila dibandingkan <strong>HANYA</strong> sebagai karyawan.</li>
<li>Kita harus memiliki mental pengusaha.</li>
<li>Juga memiliki mental dan sikap benar.</li>
</ol>
<p><em>success for all&#8230; .</em></p>
<p><a href="http://www.indomug.com">http://www.indomug.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/210/internet-marketer-orang-streees/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>USUL ABCD</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/177/usul-abcd/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/177/usul-abcd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 12:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ifrajoyku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Internet Marketing Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/177/usul-abcd/</guid>
		<description><![CDATA[USUL ABCD
(Oleh Endang W.)
AA, AB, ABC…..(Anne Ahira, Asian Brain, Asian Brain Community) ! Kita pasti sepakat sebutan itu sangat berpengaruh, khususnya bagi ABers. Bagaimana kalau kita buat  suatu badan atau bagian dari AB dan ABC dengan menambah satu huruf lagi, “D”?  Ya….ABCD!!! ABers Business Club D….(Departement, Division, Development atau apalah…..).  Yang jelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>USUL ABCD<br />
(Oleh Endang W.)</p>
<p>AA, AB, ABC…..(Anne Ahira, Asian Brain, Asian Brain Community) ! Kita pasti sepakat sebutan itu sangat berpengaruh, khususnya bagi ABers. Bagaimana kalau kita buat  suatu badan atau bagian dari AB dan ABC dengan menambah satu huruf lagi, “D”?  Ya….ABCD!!! ABers Business Club D….(Departement, Division, Development atau apalah…..).  Yang jelas bagian yang memprakarsai, mengelola atau mendanai, bisnis riil dari AA, ABers, dan ABC.<br />
Meskipun agak telat mikir (bukan bodoh, mana ada ABers bodoh?!?), gagasan itu muncul karena saya “tersinggung” oleh tulisan Raihanah /Aulia Hazmy yang berjudul “Internet Marketing vs UKM”.<br />
Dengan “ketersinggungan”  itu saya jadi ingat kata Presiden kita” Bersama Kita Bisa!” dan kata seorang mantan Presiden negeri adidaya “Jangan bertanya apa yang Negara berikan kepadamu, tapi bertanyalah apa yang dapat kamu berikan kepada Negara”. (Sok patriotis ya…., murid AA memang harus patriotis kaya Bu Gurunya?!).<br />
So…?!?  Ya kita bisa  “do something”, minimal untuk masyarakat sekitar dengan menyumbang apa saja, entah itu ide, pikiran atau lahan pekerjaan melalui bisnis yang dikelola dan dipinjami modal oleh “ABCD”, kemudian dipasarkan oleh kita, AA, AB dan ABC.<br />
Terus terang, saya tidak bisa membayangkan jika saya mendapatkan penghasilan ratusan dollar perhari dari “internet marketing”, soalnya saya blas belum fokus apalagi praktek pelajaran dari Bu Guru AA, tapi dibenak saya malah banyak ide untuk membuat bisnis riil agar bisa membantu banyak orang jika saya “berlimpah uang”  dari internet marketing. Ya mimpi, gitu lah……! Dengan uang sebanyak itu tentunya kita tidak hanya bisa “do something”, tapi “there are so manythings to do” to help others people. Saya juga sering terinspirasi beberapa bait lagu lama yang berjudul And I Love U :/ I new a brave old lady/she’s gone so far away/to help the helpless people…..And I love you, and I love you/don’t be afraid, I’ll help you too… And I love you, and I love you…”There are so manythings to do”.<br />
Di negeri kita ini kan sudah terlalu banyak “The helpless, the hopeless, the jobless people….”(Ayo sebut less-less yang lain, masih banyak!  kulakan “less-less” di Indonesia juga bisa).  Balita kurang gizi, busung lapar, bahkan mati kelaparan di negeri sesubur dan semakmur negeri jamrud katulistiwa ini, yang  Koes Plus menyebutnya  tanah kita tanah surga ….Ironis! Tak terhitung warga yang bunuh diri karena tak sanggup menanggung beban ekonomi, atau saudara kita yang menjemput luka, nista bahkan ajal di negeri orang….demi sesuap nasi, bukan segenggam berlian atau segepok uang!  Kadang saya juga nggak kuat menyaksikan berita di TV  yang mungkin 90% isinya menyedihkan, memprihatinkan. Saya juga selalu trenyuh dan tersayat setiap mendengar atau melihat disekitar saya, suara-suara parau, wajah-wajah letih tanpa harapan para penjaja keliling,  tukang becak, tukang ojek, sopir bajaj renta…mengusik pikiran saya, apa yang mereka dapat pada hari itu meskipun sekeras apapun bekerja? Mungkin dagangan tak laku, pembeli sepi, penumpang sepi, untung tak pasti, semua serba mahal dan sulit….anak istri kelaparan, sakit tak terobati, anak tak bisa sekolah!<br />
Sebagai bangsa yang besar (sadar nggak, sih?), kita pantas tersinggung disebut “Indon-e-sial”, bangsa koeli, babu,  oleh masyarakat negeri antah berantah yang para patriot kita menyebutnya  “Malingsia” . Tersinggung boleh, tapi jangan dulu “mencak-mencak”. Jika kita telaah dan renungi, memang ada benarnya bangsa kita memang sial oleh ulah bangsa kita sendiri, bencana dan musibah akibat kerakusan segelintir orang yang merusak alam karunia Tuhan untuk memperkaya diri, bangsa pengekspor babu dan kuli (maaf,). Yahhh….meskipun sama-sama kurang enak disebut, masih mending babu dan kuli, bekerja halal, daripada maling……gitu aja kok repot !<br />
Nah…., untuk meminimalkan sial, babu, kuli dan” less-less” tadi, marilah kembali ke….. ABCD!  Khususnya ABers dan AB Community,  yang  terdiri dari personal berbagai macam profesi dan pastinya pinter-pinter (pakai Brain gitu loooooh…., dari gaptek kalau nggak pakai brain mana bisa” melek-tek!”).  Pinter, kaya, dermawan, patriotik…..seperti Bu Guru AA, dengan niat tulus, Insya Allah kita bisa “berbuat banyak” untuk bangsa kita.<br />
Caranya?&#8230;. Salah satunya melalui ABCD (ABers Business Club Division/ Departemen/ Development atau apa), intinya badan atau bagian AB-IMC atau ABers yang dikelola oleh tenaga professional dibidangnya yang meminjami modal  bisnis riil/konvensional yang dikelola anggota atau kelompok ABer dan ABC yang diharapkan bisa menyerap tenaga kerja, dimana produknya nanti  juga dipasarkan oleh ABers. Pimpinan pucuk tetap AA, sedangkan ABCD adalah bagian yang mengelola investasi dari AA, ABers &amp; ABC yang meminjami “Modal Usaha” berdasarkan  proposal yang diajukan dari anggota/kelompok  ABers atau ABC yang telah melalui pengkajian, survey, pertimbangan, dll serta keputusan setuju atau tidak setuju dari “ABCD”. Dengan uang yang berlimpah itu, tak ada salahnya, dan yang pasti dengan perhitungan, pengjkajian dan pengelolaan yang baik, tak ada ruginya uang dikembangkan dengan usaha riil. Kalau Bu Guru AA selalu menekankan fokus dan praktek, disini perlu digalakkkan invest, invest, invest!<br />
Dasar usulan saya tersebut diatas adalah karena ‘mentok’nya segala mimpi saya untuk memberdayakan masyarakat di sekeliling saya karena keterbatasan dana. Mereka bukan pemalas,tetapi mereka tidak tahu harus berbuat apa, tidak punya ketrampilan, tidak punya kesempatan, apalagi dana. Mereka bisa dilatih dan diberdayakan. Saya nggak mau cuma lempar bola ( gagasan ini), tapi saya juga masih punya banyak bola yang akan saya giring atau saya bagi untuk membantu masyarakat,  sekuat dan semampu saya jika kelak  terbentuk ”ABCD”.<br />
ABers &amp; ABC! Banyak lho hasil kekayaan alam negeri kita yang bisa kita kelola kemudian kita pasarkan secara internasional tetapi belum tersentuh atau terpikirkan oleh kita. Secara sadar atau tidak, kita sering menyia-nyiakan karunia Tuhan yang melimpah di negeri kita, dimana sesungguhnya Tuhan menciptakan segala sesuatu tidak ada yang sia-sia. Bangsa kita banyak mengimpor kebutuhan yang justru seharusnya kita bisa mengekspornya.<br />
Pernah saya membaca tentang hasil penelitian buah kesemek, itu lho orang Betawi menyebutnya ‘buah genit” yang habis-habisan pakai bedak tapi nggak laku juga alias ga ada yang minat, padahal kandungan vitamin C-nya tinggi, tapi di sia-siakan.  Thailand yang terkenal dengan Agrobisnis dan Agrowisatanya, dimana restoran setempat mengenalkan berbagai macam jus buah hingga jus kedondong kepada wisatawan asing yang mungkin di negerinya tidak ada buah tersebut dan menyajikan semacam rempeyek dari kelopak bunga-bunga yang bisa dimakan. Saya juga pernah membaca tentang pati garut (garut sejenis ganyong yang bentuknya mirip lengkuas), yang tekstur dan kandungannya gizinya baik untuk dikonsumsi pasien yang sedang atau baru sembuh dari sakit. Yang saya tahu bubur pati garut memang enak, di kampung saya, garut bisa tumbuh di tempat yang relatif kering. Jika setiap rumah sakit menyajikan bubur garut untuk pasiennya, tentu perlu produksi tepung/pati garut. besar-besaran, kalau perlu kita ekspor.<br />
Jika selama ini kita disibukkan dengan berbagai rutinitas pekerjaan, berjam-jam di depan komputer, sekali-sekali turunlah ke laut, naiklah ke gunung, kelilingi negerimu…., banyak sekali yang bisa kita lakukan untuk menyejahterakan warga. Saya sudah melakukannya,  turun ke laut, naik gunung dan keliling negeri, menyaksikan apa yang ada, tapi saya tak bisa berbuat banyak karena …ya itu tadi, kesandung, kejedot dan kebentur oleh “dana” untuk berbuat sesuatu, apalagi banyak hal!<br />
Saya sering mengamati, betapa kita menyia-nyiakan apa yang seharusnya bisa kita olah. Memerlukan beberapa halaman untuk menuliskan pengamatan saya, namun beberapa bisa saya tuangkan disini.  Dalam perjalanan di berbagai tempat dan wilayah di Indonesia, saya masih melihat banyak lahan gundul tak terurus, padahal tempat tersebut subur. Saya bayangkan ada peternakan sapi potong atau sapi perah dengan pakan yang melimpah di sekitarnya dengan tenaga kerja yang juga melimpah (kita masih banyak mengimpor daging dan susu), peternakan ikan air tawar, perkebunan bunga-bunga yang bisa diekspor, perkebunan buah dengan pabrik pengolah buah menjadi jus yang bisa diekspor, perkebunan sayur, perkebunan lada, vanili, kakao, kedele, mede, tanaman obat, hingga pohon bakal kayu bangunan sesuai spesifikasi tanah dan iklim setempat yang cocok untuk budidaya apa.  Apa sih yang tidak tumbuh di negeri kita ? Kita juga mengenal agrobisnis dan agrowisata dan bisa menjadi bagian didalamnya sebagai pengelola.<br />
Di lautpun tak kalah banyak komoditi yang bisa dibudidayakan dan lahan yang bisa dimanfaatkan. Selain ikan, terdapat rumput laut, teripang yang dikenal sebagai bahan obat selain sebagai makanan, dan berbagai mineral yang terkandung didalamnya. Saya lihat di TV yang menayangkan tentang melimpahnya berbagai jenis ikan kualitas ekspor di perairan papua, namun tidak ada infrastruktur, baik untuk mengolah hasil laut maupun sarana transportasi,  sehingga warga setempat mengambil seperlunya hanya untuk dikonsumsi. Sayang sekali, dan keadaan seperti ini masih banyak terdapat di perairan lainnya di wilayah Indonesia.  Ekowisata maupun wisata bahari dan olah raga perairan seperti diving, surfing, sungai deras dengan arung jeramnya dan sebagainya,  juga memerlukan pengelolaan yang membutuhkan banyak tenaga kerja. Masih banyak pulau-pulau kecil nan eksotis dan potensial dibiarkan terlantar yang bisa dikelola menjadi tempat tujuan wisata, berlibur keluarga atau tempat persembunyian pasangan yang berbulan madu. Kita rayu turis asing untuk datang.<br />
Jika setiap jengkal tanah, laut, danau, rawa, sungai di Indonesia dimanfaatkan, berapa ratus atau ribu tenaga kerja yang dibutuhkan dan berapa ribu anggota keluarga bisa disejahterakan, berapa warga yang bisa diberdayakan dan  berapa warga yang urung jadi tenaga kasar dan dinistakan di negeri orang? Saya yakin diantara ABers dan ABC tidak hanya sebagai internet marketer tetapi juga investor dalam berbagai bisnis atau memiliki usaha riil lainnya. Saya juga berharap banyak ABers dan ABC berperan dibidang perkebunan, peternakan, pabrik pengolahan hasil bumi, agrobisnis, dll, serta ikut meramaikan dan menggairahkan pariwisata, ekowisata, agrowisata dan wisata bahari, khusnya di daerah-daerah luar Jawa sebagai pengelola hotel, pondok, restoran, travel dan kapal pesiarnya, lengkap dengan tenaga kerja warga sekitarnya, mengenalkan kebudayaan, produk dan makanan khas daerahnya, dll .  Dengan kecanggihan teknologi dan sarana komunikasi serta adanya dana, kita bisa mengendalikan usaha meskipun di pelosok negeri dari manapun kita berada.<br />
Melalui  tulisan ini pula, saya menyambut dan perlu menanggapi dua tulisan dari Mas Mimuk  yang ditulis tanggal 11 September dengan judul “ Membuat Cita-cita Besar Ahira menjadi Kenyataan” dan tulisan Raihanah/Aulia Hazmy tanggal 31 Agustus 2007 yang berjudul “Internet Marketing vs UKM”.  Dalam  tulisan tersebut, Mas Mimuk bertanya,” Apakah semua itu bisa diwujudkan? Bukankan ini betentangan dengan kebisaaan seorang internet marketer yang cenderung berbisnis secara individual di depan layar komputer? Bersediakan para ABers melakukan offline, bersosialisasi dengan mereka, pejabat institusi konvensional  yang berpotensi mendukung obsesi Ahira?”,  dan pernyataan Raihanah/Aulia Hazmi,  “ Online internet marketing dapat melahirkan jurang pemisah yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin”.  Menurut saya, semua kembali kepada masing-masing individu, mungkin ada individu yang lebih suka online, mengurung diri dan asyik sendiri bermain uang hasil jerih payahnya atau individu yang online iya, offline iya, bersosialisasi, membuka hati dan berbagi, nyatanya ada Bu Guru AA yang tetap membumi dan suka berbagi, ada orang yang berpikiran seperti Mas Mimuk dan Raihanah/Aulia Hazmy dan yang lainnya serta saya yang mendukung Anda. Saya juga yakin banyak ABers dan ABC yang mendukung Anda dan cita cita Ahira.<br />
Jadi,…….Para ABers dan ABC…mari .kita realisasikan” our big ideas with our great actions!  Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat  yang kurang mampu di sekitar kita.  Semangatlah  berbagi, meskipun secuil ilmu, sepenggal pengalaman, selintas ide, atau lahan pekerjaan bagi yang membutuhkannya, apapun selama positif akan bermanfaat bagi kita bersama. Berbagi dan melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain dengan iklas, selain menyenangkan hati orang lain, juga melegakan dan memberikan kepuasan batin kita sendiri.<br />
Salam AA, AB(ers), ABC…….., semoga menyusul ABCD!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/177/usul-abcd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Adsense Indonesia</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/172/google-adsense-indonesia/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/172/google-adsense-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 18:03:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>worior</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/172/google-adsense-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Google adsense Indonesia, sebutan itu saya berikan untuk program iklan baru yang dibuat oleh David Chiang, yaitu program iklan di http://kliksaya.com. Program http://kliksaya.com merupakan website jasa pamasangan iklan yang mengadopsi system GA, sehingga memungkinkan para penerbit iklan mendapatkan penghasilan.
Pada kebanyakan forum internet marketer pemula mengalami kesulitan untuk memulai bisnis GA karena keterbatasan bahasa Inggris. Tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google adsense Indonesia, sebutan itu saya berikan untuk program iklan baru yang dibuat oleh <a href="http://keuanganpribadi.com/?id=worior">David Chiang</a>, yaitu program iklan di <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a>. Program <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a> merupakan website jasa pamasangan iklan yang mengadopsi system GA, sehingga memungkinkan para penerbit iklan mendapatkan penghasilan.</p>
<p>Pada kebanyakan forum internet marketer pemula mengalami kesulitan untuk memulai bisnis GA karena keterbatasan bahasa Inggris. Tetapi dengan program ini bukan masalah lagi. Website atau blog pribadi Anda yang berbahasa Indonesia dapat menghasilkan uang dengan menjadi penerbit iklan di <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a>.</p>
<p><a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a> menawarkan komisi <strong><a href="http://umurpanjang.com/?id=worior">50%</a></strong> untuk para penerbitnya. Anda dapat menerbitkan iklan di website Anda pada bagian samping (side bar), atas, atau pada artikel, seperti yang Anda lihat pada <a href="http://indrawidaryanto.com//">blog</a> saya.</p>
<p>Anda akan mendapat penghasilan saat pengunjung datang ke website atau blog Anda dan mengklik iklan yang Anda terbitkan. Jika penawaran iklan minimal Rp. 300.-, maka Anda akan mendapatkan Rp. 150,- per klik. Dari data2 itu kita coba hitung peluang penghasilan kita yuk….</p>
<p>Jika dalam sehari ada 100 pengunjung, dari 100 pengunjung ada 10 orang yang mengklik iklan, jadi penghasilan kita perhari Rp. 150 x 10 = Rp. 1500 per hari, atau Rp. 45.000 per bulan, sedikit? Ya, memang….tetapi yang harus kita sadari, “gunung itu berasal dari butiran pasir”. Anda tinggal buat 100 website dengan konfersi yang sama dengan website awal, maka penghasilan Anda sebulan Rp. 4.500.000 perbulan, menarik bukan?</p>
<p>Untuk memasang iklan di <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a> penawaran terendah untuk memasang iklan mulai dari Rp. 300,-. Untuk memasang iklan di <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a> menggunakan pulsa yang dapat di peroleh mulai dari Rp. 15.000,-. Jika pulsa Anda habis, iklan Anda tidak akan ditayangkan lagi….seperti GAkan? Tetapi di <a href="http://kliksaya.com/">http://kliksaya.com</a> tidak ada menggunakan search engine seperti GA, tetapi anda tetap perlu mengunakan teknik SEO atau SEM supaya website Anda cepat dikenal.</p>
<p>Namun sayang, karena ini masih program baru, jadi masih sedikit orang yang memasang iklan, sehingga iklan yang muncul masih sedikit…</p>
<p>by Indra Widaryanto<br />
<a href="http://indrawidaryanto.com">http://indrawidaryanto.com</a><br />
<a href="http://umurpanjang.%20com/?id=worior">http://umurpanjang.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/172/google-adsense-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Cita-Cita Besar Ahira Menjadi Kenyataan</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/67/membuat-cita-cita-besar-ahira-menjadi-kenyataan/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/67/membuat-cita-cita-besar-ahira-menjadi-kenyataan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 10:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mas Mimuk</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/67/membuat-cita-cita-besar-anne-ahira-menjadi-kenyataan/</guid>
		<description><![CDATA[Prolog
Pemunculan kembali Anne Ahira belakangan ini amat fenomenal. Ia berpidato dengan penuh semangat pada penganugerahan penghargaan Small Medium Business Entrepreneur Award 2007. Dengan lugas ia bicara tentang obsesinya untuk memberdayakan Internet Marketers Indonesia. Tak pelak ia mendapat applause gemuruh dari para elite Republik ini, yang seolah terperanjat dengan munculnya sosok muda belia yang sukses dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prolog<br />
</strong>Pemunculan kembali Anne Ahira belakangan ini amat fenomenal. Ia berpidato dengan penuh semangat pada penganugerahan penghargaan Small Medium Business Entrepreneur Award 2007. Dengan lugas ia bicara tentang obsesinya untuk memberdayakan Internet Marketers Indonesia. Tak pelak ia mendapat applause gemuruh dari para elite Republik ini, yang seolah terperanjat dengan munculnya sosok muda belia yang sukses dan sanggup memberikan gambaran tentang sisi lain dari cara berbisnis di Indonesia. Pemerintah sejak itu menaruh kepercayaan besar di pundaknya, dengan menunjuknya untuk mewakili Indonesia berbicara tentang e-commerce di pertemuan APEC akhir Agustus.</p>
<p><strong>Peranan ABers<br />
</strong>‘Memberdayakan Internet Marketer Indonesia’ sungguh adalah satu ide, cita-cita besar berwawasan kebangsaan. Yang ingin saya tahu lebih lanjut, seberapa besar sesungguhnya keinginan Ahira untuk mewujudkan cita-citanya yang sungguh mulia dan realistis itu. Apakah Ahira merasa cukup mewujudkannya melalu Asian Brain-IMCnya saja atau ada rencana besar lain untuk mempercepat realisasi pemikiran besarnya itu? Bukankah ini peluang yang besar pula bagi Asian Brain Community (ABCom) untuk melakukan berbagai kegiatan dalam rangka ‘memberdayakan Internet Marketer Indonesia’ itu? Tidakkah kita sebagai Asian Brain members merasa terpanggil untuk mendukung cita-cita Ahira itu?<span id="more-67"></span></p>
<p><strong>Sebuah Peluang Besar<br />
</strong>‘Memberdayakan Internet Marketer Indonesia’ bagi saya adalah kumpulan peluang bisnis yang sangat besar! Sebuah konsep yang bisa dijabarkan menjadi berbagai peluang bisnis tidak hanya online, tapi juga offline. Do you see what I see?</p>
<p>Untuk menjelaskan tentang ide bisnis ‘Memberdayakan Internet Marketer Indonesia’, saya akan memberikan beberapa pointers berupa ide-ide yang masih sangat kasar, perlu dibrainstorm, didiskusikan dan direncanakan lebih jauh.</p>
<p><strong>Tujuan Kita<br />
</strong>‘Membantu mencetak semakin banyak Internet Marketer Indonesia yang profesional dan tangguh kelas dunia. Membangun komunitas internet marketer Indonesia yang terpercaya yang sanggup membangun kembali citra Indonesia di bisnis e-commerce.</p>
<p><strong>Latar belakang<br />
</strong>Yang saya pahami, saat ini masyarakat Indonesia, bahkan kalangan bisnis sekalipun belum sepenuhnya aware tentang adanya sebuah alternatif cara berbisnis yang bisa menghasilkan cukup banyak uang. Saya menganggap bisnis internet sebagai salah satu solusi untuk berbagai masalah ketenagakerjaan dan kemiskinan yang belum juga surut. Saya meilihat, seperti juga Anne Ahira, bahwa ini adalah peluang untuk meraup dollar sebanyak-banyaknya. Yang perlu dilakukan adalah mengkomunikasikan keberadaan bisnis internet secara luas kepada masyarakat Indonesia dan membuatnya menjadi pilihan dalam bekerja.</p>
<p><strong>Strategi apa saja yang bisa dijalankan oleh ABCom?</strong></p>
<p><strong>1. Menyebarluaskan konsep bisnis internet kepada kawula muda Indonesia</strong> Secara online melalui <a href="http://www.asianbraincommunity.com/">www.AsianBrainCommunity.com</a>  yang menyebarluaskan audio, video atau e-book Ahira atau newsletter tentang ‘Pengantar Bisnis Internet’. Secara offline dengan kampanye iklan dan publikasi secara nasional tentang ‘Pengenalan Bisnis Internet’. Melalui TV, majalah, tabloid, koran tertentu sesuai sasaran yaitu, kawula muda, mahasiswa, pencari kerja, retired individuals, housewives dan sebagainya. Duitnya dari mana? Selain dari ABers yang secara diam-diam sudah sukses finansial, kenapa tidak mencoba berkolaborasi dengan pemerintah cq. Kementerian UMKM, atau Pemuda, atau Pendidikan atau Institusi lainnya menjadi sebuah gerakan Nasional? Nama Anne Ahira bukankah sudah dikenal di kalangan pemerintah?</p>
<p><strong>2. Menyempurnakan metoda belajar Internet Marketing<br />
</strong>Sebetulnya ini porsinya AB-IMC, karena di sinilah improvement patut dilakukan. Perlu dibangun sistem yang bisa memantau perkembangan para member, apakah perlu ada sistem penilaian (grading) para member serta memperkecil terjadinya drop-out di tingkat mula? Apa bisa dengan sistem seperti manager affiliasi di linkshare atau cjcom? Selain itu, materi yang perlu ditambah secara khusus adalah tentang bagaimana cara berbisnis internet yang elegan dan terhormat, apa yang boleh dan tidak boleh baik secara legal formal maupun etika sosial. AB-IMC membuat franchise untuk penyelenggaraan Kursus/Pelatihan Internet Marketing Offline. Tujuannya, ada offline coaching menggunakan materi pembelajaran AB-IMC supaya proses pengenalan kepada bisnis internet bisa lebih cepat. Coachnya: Advanced ABers di daerah. Ini bisa jadi bisnis baru AB-IMC maupun ABers.</p>
<p><strong>3. Membentuk sub-komunitas dalam ABCom<br />
</strong>Sub-komunitas yang dibentuk mempunyai target agar situs-situs Indonesia menduduki ranking atas dalam Google search engine. Misalnya; sub-komunitas affiliate marketing, sub-komunitas e-book publishing, sub-komunitas newsletter publishing dan lain sebagainya. Saya tidak tahu bagaimana cara membaginya yang tepat. Semangatnya adalah menciptakan sinergi agar situs-situs Indonesia dikenal unggul dalam banyak segmen pasar bisnis internet. Ada semacam sinergi antara sekelompok situs ABers yang memiliki kesamaan (sengaja) dalam produk affiliate, strategi SEO serta linkage satu sama lain.</p>
<p><strong>4. Menyelenggarakan online surveys yang berkaitan dengan kemajuan program pemberdayaan ini dalam upaya melakukan evaluasi dan koreksi.<br />
</strong>Ini merupakan evaluation tools untuk memantau apa yang sudah dilakukan dan bagaimana hasilnya. Seberapa jauh orang tahu apa itu bisnis internet, seberapa banyak orang yang berminat dan memulai bisnis internet, persepsi keliru apa yang perlu diluruskan dalam masyarakat, seberapa banyak keluarga yang terbantu dalam memilih bisnis internet, dan sebagainya. Banyak yang dapat dan perlu disurvei.</p>
<p><strong>5. Membentuk Think-Tank atau ABCom Business Development<br />
</strong>Tugasnya terus mencari dan mengembangkan ide-ide baru bagaimana memajukan komunitas bisnis internet Indonesia serta memikirkan action untuk mempercepat pemberdayaan Internet Marketer. Anne Ahira, seperti yang saya baca, juga berkeinginan untuk membantu sektor usaha kecil menengah (UKM). Ini juga merupakan peluang usaha. Bukan saja buat dunia maya tapi juga konvensional.</p>
<p><em>Catatan: Saya tahu tentang sebuah perusahaan besar, PT. Usaha Kita Makmur Indonesia (PT. UKMI) yang mencari barang-barang usaha kecil menengah yang berkualitas untuk dipasok ke perusahaan multinasional. PT. UKMI membantu para pengusaha kecil dalam memperbaiki presentasi produk, seperti desain kemasan, labelling dan dukungan pemasaran. PT. UKMI mungkin bisa jadi merchant untuk produk-ptoduk UKM yang dijual melalui situs-situs ABers.</em></p>
<p><strong>6. Membentuk suatu komunitas yang tugasnya mencari <em>success tools</em> yang bermanfaat bagi ABers</strong>.<br />
ABCom bisa melakukan seleksi dari success tools (= program, metoda, kiat untuk mempercepat atau memperlancar bisnis internet para ABers) dari para pakar lain. ABCom membeli, mencoba, mereview hasil percobaan dan merekomendasikannya kepada ABers, layak atau tidak ia dipakai. Ini juga dalam semangat mempercepat sukses Internet Marketer Indonesia sebagai sebuah team.</p>
<p><strong>7. Meningkatkan mutu content situs ABCom<br />
</strong>Sungguh sangat bagus kalau <a href="http://www.asianbraincommunity.com/">www.AsianBrainCommunity.com</a> menjadi ‘jendela’ ke dunia bisnis internet Indonesia yang bermartabat, profesional, tangguh yang disegani para pebisnis internet global. Saya berkeyakinan bahwa merek Anne Ahira dan Asian Brain cukup pantas (karena brand value-nya yang sudah tinggi) untuk menjadi representasi Indonesia secara positif.</p>
<p><strong>Apakah semua itu perlu dan bisa diwujudkan?</strong> Sangat tergantung pada banyak hal. Yang paling berperan dan jadi faktor kunci adalah Anne Ahira, apa yang ada di benaknya untuk merealisir obsesinya itu? Cukup dengan AB-IMC? Sampai berapa jauh para muridnya (kita, ABers) bersedia untuk teaming-up membentuk kelompok kerja yang diperlukan untuk berbagai program. Bukankah ini bertentangan dengan kebiasaan seorang internet marketer yang cenderung berbisnis secara individual di depan layar komputer? Bersediakan para ABers melakukan kegiatan offline, bersosialisasi dengan mereka, pejabat, institusi konvensional yang berpotensi mendukung obsesi Ahira itu?</p>
<p>Saya baru di bisnis internet ini, belum ada 3 bulan saya bergabung dengan AB-IMC. Saya juga belum sepenuhnya menguasai seluk beluk bisnis internet, bahkan belum punya situs. Saya tidak tahu pula apakah pointers ide di atas worthed atau workable untuk dunia maya. Saya hanya punya prinsip: BIG IDEAS, NEEDS GREAT ACTIONS! Saya berpendapat bahwa ide Ahira is a big idea, and needs great actions to make her dream comes true sehingga menjadi bermanfaat buat bangsa ini. Saya yakin para ABers lain punya ide yang jauh lebih bagus, yang lebih workable untuk kita semua. Yang penting, saya mendukung Anne Ahira sepenuhnya, online maupun offline! Bagaimana pendapat Anda?</p>
<p>Salam sukses buat Anne Ahira dan semua ABers!</p>
<p>Mas Mimuk, email: <a href="mailto:herbasehat154@yahoo.co.uk">herbasehat154@yahoo.co.uk</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/67/membuat-cita-cita-besar-ahira-menjadi-kenyataan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbisnis Jilbab via Internet – Jilbab siTeteh</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/86/berbisnis-jilbab-via-internet-%e2%80%93-jilbab-siteteh/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/86/berbisnis-jilbab-via-internet-%e2%80%93-jilbab-siteteh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 09:29:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/86/berbisnis-jilbab-via-internet-%e2%80%93-jilbab-siteteh/</guid>
		<description><![CDATA[Memulai bisnis tanpa modal? Hal yang tadinya tidak terfikir oleh dua sahabat, Nadia Yuniardo dan Wiwik Yusuf. Ternyata, “Kalau rezeki memang tidak lari kemana,” ungkap dua ibu ini. Kira-kira setengah setahun yang lalu, seorang ibu setengah baya mendatangi Wiwik, di area parkir sekolah anak mereka. Ibu tadi bertanya sambil tersenyum, ”Ibu, saya jualan jilbab, mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memulai bisnis tanpa modal? Hal yang tadinya tidak terfikir oleh dua sahabat, <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> Yuniardo dan Wiwik Yusuf. Ternyata, “Kalau rezeki memang tidak lari kemana,” ungkap dua ibu ini. Kira-kira setengah setahun yang lalu, seorang ibu setengah baya mendatangi Wiwik, di area parkir sekolah anak mereka. Ibu tadi bertanya sambil tersenyum, ”Ibu, saya jualan jilbab, mau melihat-lihat?” Wiwik yang tertarik menghampiri mobil sang Ibu &#8212; yang belakangan mereka sapa dengan sebutan Teteh.Sebulan, dua bulan, jilbab tersebut dipakai oleh Wiwik dan kemudian dijual kembali pada teman-temannya termasuk <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> untuk pemakaian pribadi. <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> bercerita, “Tak lama, saya merasakan potensi penjualan jilbab ini yang sering mengundang perhatian saat dipakai. Saya ajak Wiwik bekerja sama memasarkan jilbab tersebut dan ternyata laris manis pembelinya dilingkungan terdekat kami.”</p>
<p>Ada pertanyaan yang sempat membuat ragu … bagaimana dengan modalnya? Ternyata Teteh berbaik hati memberikan kemudahan untuk membayar setelah ada penjualan! Rezeki yang luar biasa ini tidak disia-siakan, “Kami langsung berbagi tugas dalam hal order, keuangan, quality control produk, dan pengepakan,” cerita Wiwik.<span id="more-86"></span></p>
<p>Karena terbiasa bisnis melalui internet, <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> mengajak Wiwik berkonsentrasi pada penjualan melalui website. Tak lama, website mereka pun mengudara di alamat http://Etalase.Bundainbiz.com. <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> bercerita, “Target penjualan adalah minimal satu lusin per order. Jumlah yang kecil mungkin bagi kebanyakan pedagang, namun rasanya step yang tepat bagi kami yang baru memulai. Bersyukur, penjualan selalu meningkat setiap bulannya dalam waktu 4 bulan, hanya melalui promosi internet!”</p>
<p>Saat memutuskan nama untuk produk ini, mereka selalu terbayang pada kebaikan hati seorang Ibu yang telah membantu mereka berbisnis dengan segala kemudahannya – SiTeteh.</p>
<p>“Kecantikan batin inilah yang akan berpadu dengan kecantikan lahir bagi pemakai jilbab SiTeteh, para Muslimah yang modis namun praktis. Harganya? Hmm, memang di atas rata-rata jilbab model serupa, karena kualitas dacron plus renda yang dibuat senada dengan warna jilbab. Hal inilah yang membuat target market jilbab SiTeteh berasal dari kalangan menengah keatas dan perkantoran.” tambah <a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a>.</p>
<p>Sejak awal memulai, ibu-ibu muda ini memutuskan untuk <strong>serius dalam hal pencatatan order, arus kas, serta inventaris produk</strong>. Wiwik berkata, “Karena kami pun bermimpi untuk suatu saat bisa mengundang investor melalui proposal dan laporan-laporan ini serta menjalankan bisnis tanpa merepotkan Teteh lagi.”</p>
<p>Jilbab SiTeteh berharap dapat memperbesar network reseller melalui aneka milis wirausaha juga bagi para Bunda yang ingin memiliki penghasilan tambahan namun tidak punya produk sendiri.</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> M. Yuniardo<br />
Founder<br />
www.BundaInBiz.com</p>
<p><em> Tulisan ini dimuat di Majalah <a target="_blank" href="http://www.majalahWK.com">Wirausaha dan Keuangan</a> tahun 2006.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/86/berbisnis-jilbab-via-internet-%e2%80%93-jilbab-siteteh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Improvisasi Bisnis MLM</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/85/improvisasi-bisnis-mlm/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/85/improvisasi-bisnis-mlm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2007 09:21:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/85/improvisasi-bisnis-mlm/</guid>
		<description><![CDATA[Saat saya memilih untuk menjalankan bisnis MLM setahun yang lalu, sudah terbayang didepan mata, tantangan yang akan dihadapi. Mungkin, anda termasuk orang yang menganggap MLM bukanlah bisnis “betulan” hehe. Saya pun dulu seperti itu.Tapi, saat saya berada dalam pilihan: tidak suka bekerja pada orang lain, tidak punya modal besar, tidak punya keahlian berkarya, dan masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat saya memilih untuk menjalankan bisnis MLM setahun yang lalu, sudah terbayang didepan mata, tantangan yang akan dihadapi. Mungkin, anda termasuk orang yang menganggap MLM bukanlah bisnis “betulan” hehe. Saya pun dulu seperti itu.Tapi, saat saya berada dalam pilihan: tidak suka bekerja pada orang lain, tidak punya modal besar, tidak punya keahlian berkarya, dan masih punya hutang sehingga tidak berani membuka hutang baru…saya mentok pada bisnis MLM yang modalnya hanya Rp.30,000,- dan produknya adalah barang-barang yang “saya banget gitu loh” alias kosmetik dan toilettries <img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#45;&#41;' />.</p>
<p>Perasaan yang menguat saat saya mendengar Brad Sugars dalam seminarnya yang saya hadiri menyatakan persetujuannya untuk mengembangkan pilihan pada bisnis yang no marketing. Mengapa? Karena pada bisnis seperti inilah Anda dapat melakukan improvement secara cepat. Setiap orang berhak atas interpretasi masing-masing bukan? Saya merasa, justru di jenis bisnis inilah saya masih punya kesempatan untuk membuktikan kebalikan dari anggapan negatif dan memperoleh laba tentunya &#8212; hal yang dicari dari setiap bisnis.<span id="more-85"></span></p>
<p>Pasti langsung terfikir di benak anda…apanya yang unik yaa dari bisnis ini? MLM sudah sangat biasa.</p>
<p>Bisnis MLM adalah bisnis pertemuan, betul?<br />
Bisnis MLM memerlukan motivasi-motivasi yang biasanya baru berhasil melalui tatap muka, ya?<br />
Anda pasti setuju.</p>
<p>Tapi, sebagai sahabat dari <a target="_blank" href="http://www.simplestrategyonline.com">Dini Shanti</a> &#8212; internet marketer yang fasih dalam hal menjajal aneka program inovasi terbaru dunia <a target="_blank" href="http://www.edy4life.com">bisnis online</a> &#8212; dan muridnya jeng Anne Ahira yang notabene telah mendunia sebagai internet marketer dengan reputasi top affiliate internasional, saya memutuskan untuk menjalankan bisnis ini dengan cara yang unik &#8212; sebetulnya sudah biasa, namun jarang orang melakukannya. Secara Online.</p>
<p>Dini, pernah mempraktekkannya terlebih dulu. Kini, sebagai rekan yang baik dan memikirkan kesuksesan finasial berdua, hehe, tentu saja ia adalah orang pertama yang muncul dalam benak saya, untuk diajak ber-partner memikirkan strategi dan sistem untuk bisnis MLM yang satu ini.</p>
<p>Gayung bersambut. Dalam waktu sebulan kami berdua berhasil menyelesaikan sistem dan fasilitas yang hanya akan dimiliki oleh anggota jaringan kami. Sebetulnya, ini adalah hal yang sudah biasa dilakukan bisnis afiliasi di internet. Namun ternyata cukup ampuh untuk dijalankan pada sebuah bisnis MLM &#8212; yang biasanya memerlukan tatap muka &#8212; kebalikan dari konsep online business.</p>
<p>Setiap member akan memiliki sebuah website replikasi. Setiap member akan memperoleh training dalam bentuk ebook yang berisikan cara-cara menjalankan bisnis ini dari awal, mulai hal yang paling basic sampai yang “canggih”nya. Setiap member akan mempunyai kesempatan mendapatkan prospek dan downline karena adanya sistem rotasi secara otomatis. Setiap member bisa menjadi anggota grup diskusi yang 90% hanya bertemu di dunia maya namun ternyata cukup menyamai kehebohan dan semangat para pebisnis MLM yang konvensional. Dan yang terpenting, setiap member dapat menjalankan bisnis yang “ditakuti” banyak orang ini dengan cara yang tidak menakutkan dan hopefully, menghasilkan, seperti yang telah dirasakan oleh banyak jaringan saya <img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#41;' /></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
<a target="_blank" href="http://www.bundainbiz.com">Nadia</a> M. Yuniardo.<br />
Co-founder dBC Network<br />
www.dbc-network.info</p>
<p>catatan:</p>
<p><em>Artikel ini menjadi Juara II Lomba Menulis Bisnis Unik<br />
Majalah Wirausaha &amp; Keuangan – Komunitas Tangandiatas.<br />
Dimuat di Majalah <a target="_blank" href="http://www.majalahWK.com">Wirausaha dan Keuangan</a> Edisi September 2007 </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/85/improvisasi-bisnis-mlm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Marketing &#8211; Pas Banget buat Penulis!</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/78/internet-marketing-pas-banget-buat-penulis/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/78/internet-marketing-pas-banget-buat-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 17:04:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jonru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/78/internet-marketing-pas-banget-buat-penulis/</guid>
		<description><![CDATA[KEAHLIAN MENULIS merupakan salah satu modal utama bagi siapa saja yang ingin sukses menjalankan bisnis internet marketing.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebanyakan penulis &#8211; berdasarkan pengamatan saya &#8211;  memiliki pikiran yang nyaris sama:</p>
<ul>
<li>Saya ingin tulisan saya dimuat di koran atau majalah.</li>
<li>Saya ingin menerbitkan buku.</li>
<li>Saya ingin menulis skenario sinetron/film.</li>
</ul>
<p>Ya, memang tidak semua penulis seperti itu. Tapi  kebanyakan mereka seperti itu <img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Salahkah itu?<br />
Tentu saja tidak.  Sebab ini bukan masalah benar atau salah. Setiap orang tentu bebas menentukan  pilihan hidup mereka, bukan?</p>
<p>Nah, di era teknologi informasi ini, internet sudah  menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Bagi penulis, ini merupakan  peluang yang sangat menjanjikan. Ada sejumlah layanan di internet yang sangat  bagus untuk menunjang karir para penulis.<span id="more-78"></span></p>
<p>Dua di antaranya:</p>
<ol>
<li>Blog. Ini adalah media yang tepat untuk berlatih  menulis, mengetes daya tarik tulisan-tulisan kita di mata para pembaca.</li>
<li>Mailing list Penulisan. Di sini para penulis dapat berdiskusi seputar dunia  penulisan, bersama para penulis lain. Kita bisa bertemu dengan penulis-penulis  top, juga dengan para editor dari penerbit-penerbit ternama. Lewat milis  penulisan, kita juga akan banyak mendapatkan informasi mengenai peluang-peluang  berharga di dunia penulisan.</li>
</ol>
<p>Internet memang surga yang sangat menyenangkan bagi para penulis.</p>
<p>Bicara soal surga, sebenarnya adalah satu SURGA lainnya yang selama ini belum  banyak dilirik oleh para penulis. Apakah itu?</p>
<p>Ya, dari judul ini, Anda tentu sudah bisa menebak. Dia adalah INTERNET  MARKETING.</p>
<p>Di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_Internet">Wikipedia</a>, Internet Marketing &#8211; atau Pemasaran Internet dalam  bahasa Indonesia &#8211; diuraikan dan didefinisikan sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Pemasaran Internet atau e-pemasaran (Bahasa Inggris: Internet marketing atau  e-marketing atau online-marketing) adalah segala usaha yang dilakukan untuk  melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui atau menggunakan media  Internet atau jaringan www. Kata e dalam e-pemasaran ini berarti elektronik  (electronic) yang artinya kegiatan pemasaran yang dimaksud dilaksanakan secara  elektronik lewat Internet atau jaringan syber. Dengan munculnya teknologi  Internet dalam beberapa tahun ini, banyak istilah baru yang menggunakan awalan  e-xxx, seperti halnya: e-surat, e-business, e-gov, e-society, dll.</p>
<p>Banyak orang beranggapan bahwa pemasaran Internet adalah segala hal yang  berhubungan dengan mencari uang di Internet, yang sebetulnya hal ini tidak  benar. Perlu diketahui bahwa ratusan bahkan ribuan program mencari uang di  Internet adalah kegiatan yang dilarang dan merupakan scam alias menipu yang  hanya menguntungkan untuk orang-orang tertentu saja.</p>
<p>Kegiatan pemasaran Internet umumnya meliputi atau berkisar pada hal-hal yang  berhubungan dengan pembuatan produk periklanan, pencarian prospek atau pembeli  dan penulisan kalimat-kalimat pemasaran atau copywriting. Pemasaran internet  atau e-pemasaran ini secara umum meliputi kegiatan pembuatan desain web (web  design), periklanan dengan menggunakan baner, promosi perusahaan lewat mesin  pencari informasi (search engine), surat elektronik atau e-surat (e-mail),  periklanan lewat e-surat (email advertising), pemasaran afiliasi (affiliate  marketing), advertensi interaktif (interactive advertising),  dll.</p></blockquote>
<p>Semoga penjelasan di atas mudah dipahami, ya?</p>
<p>* * *</p>
<p>Kenapa internet marketing cocok banget buat penulis?</p>
<p>Dari definisi dan uraian di atas, Anda tentu bisa memahami bahwa ada beberapa  bagian dari internet marketing yang membutuhkan keahlian menulis. Misalnya,  pembuatan konten website, penulisan web copy untuk menjual produk/jasa tertentu  lewat internet, pengelolaan email advertising, dan sebagainya.</p>
<p>Saya akan memberikan SALAH SATU gambaran saja.</p>
<p><a href="http://www.google.com/adsense">Google Adsense</a>  adalah salah satu jenis layanan internet marketing <em>(karena &#8220;salah satu&#8221;,  berarti masih banyak yang lainnya)</em>. Lewat layanan ini, para pemilik dan  pengelola website dapat mendapatkan penghasilan tambahan lewat iklan-iklan yang  muncul di website mereka.</p>
<p>Bagaimana cara kerja Google Adsense?</p>
<p>Begini gambaran umumnya:</p>
<p>Setelah menjadi anggota Google Adsense, di website Anda akan muncul  iklan-iklan yang relevan dengan konten website Anda. Misalnya, di website Anda  ada tulisan tentang &#8220;Kiat memilih email gratisan&#8221;. Maka, iklan-iklan yang muncul  biasanya seputar email gratis, layanan gratis di internet, dan sebagainya. Bila  ada pengunjung yang mengklik iklan ini, maka Anda mendapat komisi dari Google  Adsense.</p>
<p>Semakin banyak pengunjung yang mengklik iklan tersebut, maka komisi Anda  (dalam bentuk US Dolar) akan semakin banyak.</p>
<p>Nah, dari gambaran di atas, Anda tentu tahu bahwa &#8220;jumlah pengunjung&#8221;  merupakan kunci utama kesuksesan Anda dalam menjalankan bisnis Google  Adsense.</p>
<p><strong><em>Bagaimana cara untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke website  saya?</em></strong></p>
<p>Ada banyak cara. Namun cara yang paling dominan adalah dengan  menyediakan konten yang menarik dan bermanfaat bagi pengunjung.</p>
<p><strong><em>Siapakah yang menyediakan konten buat website  saya?</em></strong></p>
<p>Ya, tentu Anda sendiri selaku PENULIS dan pemilik situs tersebut.</p>
<p>Sebagai penulis, Anda tentu bisa membuat artikel sendiri, dan memuatnya di  website Anda. Bila pembaca menyukainya, ini adalah salah satu modal untuk  meningkatkan trafik pengunjung ke website Anda <em>(tentu saja, Anda juga perlu  mempromosikan website Anda agar makin dikenal khalayak)</em>.</p>
<p>Sampai di sini Anda tentu sudah melihat benang merahnya, bukan?</p>
<p>Benar sekali! Keahlian menulis merupakan salah satu modal terpenting dalam  upaya untuk meningkatkan trafik kunjungan ke website Anda. Bila Anda mengisi  website Anda dengan tulisan-tulisan yang menarik dan bermanfaat bagi para  pengunjung, yakinlah bahwa para pengunjung akan mencintai website Anda. Website  Anda akan semakin terkenal, dan pengunjungnya terus bertambah dari hari ke  hari.</p>
<p>Jika pengunjung sudah banyak, tentu iklan-iklan di website Anda akan dilihat  oleh lebih banyak orang. Kemungkinan iklan-iklan tersebut di-klik pun semakin  besar. Dengan demikian, potensi penghasilan Anda dari Google Adsense pun semakin  besar.</p>
<p>Intinya, keberhasilan website Anda ditentukan &#8211; antara lain &#8211; oleh KEAHLIAN  MENULIS ANDA!</p>
<p>* * *</p>
<p>Google Adsense hanyalah <em><strong>SALAH SATU</strong></em> jenis layanan internet marketing. Masih  banyak contoh lainnya.</p>
<p>Namun apapun itu, ada hal yang pasti: KEAHLIAN MENULIS merupakan salah satu  modal utama bagi siapa saja yang ingin sukses menjalankan bisnis internet  marketing.</p>
<p>Anda ingin membuat strategi promosi lewat email? Ingin mempromosikan produk  tertentu lewat internet? Atau apapun? Semua akan lebih mudah bila Anda punya  keahlian menulis yang memadai.</p>
<p>Karena itu, jika Anda memang <em><strong>PENULIS SEJATI</strong></em>, dan ingin mendapatkan banyak  penghasilan dari internet, Anda sebenarnya hanya perlu SATU LANGKAH  berikutnya:</p>
<p><em><strong>Mulailah menjalankan bisnis internet marketing.</strong></em></p>
<p>Tekunilah bisnis yang satu ini dengan sungguh-sungguh, sebab ini adalah salah  satu peluang bagi para penulis untuk berwirausaha, untuk mendapatkan banyak  rezeki dari internet.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p>Jonru<br />
Founder <strong><a href="http://bisnis.penulislepas.com/">PenulisLepas.com</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/78/internet-marketing-pas-banget-buat-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Marketing VS UKM</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/74/internet-marketing-vs-ukm/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/74/internet-marketing-vs-ukm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 09:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raihanah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/74/internet-marketing-vs-ukm/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Aulia Hazmy
Seorang ekonom Bangladesh, Muhammad Yunus, peraih hadiah Nobel pada tahun 2006 berhasil melahirkan usahawan yang mandiri dengan menghidupkan sektor usaha kecil dan menengah. Sulitnya usaha kecil berkembang salah satunya disebabkan oleh sulitnya mendapat pinjaman dari bank. Padahal dalam kenyataan usaha kecillah yang lebih akuntabel dan tidak seret dalam pengembalian pinjamam dan justru pengusaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Aulia Hazmy</p>
<p>Seorang ekonom Bangladesh, Muhammad Yunus, peraih hadiah Nobel pada tahun 2006 berhasil melahirkan usahawan yang mandiri dengan menghidupkan sektor usaha kecil dan menengah. Sulitnya usaha kecil berkembang salah satunya disebabkan oleh sulitnya mendapat pinjaman dari bank. Padahal dalam kenyataan usaha kecillah yang lebih akuntabel dan tidak seret dalam pengembalian pinjamam dan justru pengusaha besarlah yang <em>ngemplang</em> hutang.</p>
<p>Dalam perkembangannya UKM merupakan konsep ekonomi rakyat yang langsung dapat dirasakan dampaknya oleh rakyat. UKM menunjukkan sebuah keselarasan makna kemakmuran dan kesejahteraan bukan untuk memuaskan atau mempermewah diri.<br />
UKM juga menunjukkan  bukan <strong>memperkaya diri</strong> yang sudah kaya supaya menjadi penolong si miskin akan tetapi menolong si miskin agar <strong>tak menjadi beban si kaya</strong>.</p>
<p>Lantas bagaimana dengan internet marketing yang &#8220;katanya&#8221; seorang marketer yang menjalaninya bisa berpenghasilan jutaan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah?Seberapa besar peran online marketing dalam peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia yang nyatanya 60% tergolong miskin? Malah bisa menjadi sebuah ke&#8221;ragu&#8221;an bahwa online marketing akan malah melahirkan jurang pemisah yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin.<span id="more-74"></span></p>
<p>Bisa dikatakan bahwa online marketing tidak dapat menyentuh langsung dalam memobilisasi rakyat menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Hal ini tidak lain dipicu oleh keterbatasan rakyat kecil terhadap teknologi informasi dan komputerisasi saat ini (rakyat belum melek teknologi alias gaptek).</p>
<p>Untuk itu perlu adanya sebuah konsep seperti yang disebutkan di atas yaitu melepaskan si miskin dari beban si kaya. Konsep ini dapat dimulai dari si marketer yang menyisihkan 2.5% (<em>atau berapa pun</em>) dari penghasilan ratusan jutanya sebagai modal si miskin dalam membangun dan menjalankan usaha kecilnya. 2.5% tidaklah besar bagi seorang online marketer namun sangat berarti bagi usaha kecil dalam membangun usahanya.</p>
<p>Coba kita lihat seorang tukang bakso, seberapa besar modal yang diperlukan dalam menjalankan usahanya? Mungkin kurang dari 2.5% dari penghasilan online marketer.<br />
Berapa modal seorang tukang Bakpow, tukang jagung rebus, tukang sayur, tukang sate dan lain-lain?</p>
<p>Coba kita bandingkan ada berapa banyak online marketer di Indonesia, 1 atau 100 atau 1000? Kalau benar ada 1000 online marketer, bayangkan berapa banyak uang yang dapt digunakan oleh rakyat kecil untuk menjalankan usahanya.</p>
<p>NB: <em>Tulisan ini dibuat untuk mengetuk pintu hati online marketer yg telah berhasil untuk peduli pada usaha kecil.</em></p>
<p><em>Penulis adalah member Asian Brain, dan saat ini bekerja sebagai staff British Red Cross di Banda Aceh.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/74/internet-marketing-vs-ukm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Parcel</title>
		<link>http://www.asianbraincommunity.com/66/bisnis-parcel/</link>
		<comments>http://www.asianbraincommunity.com/66/bisnis-parcel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 08:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>drshanti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ide Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asianbraincommunity.com/66/bisnis-parcel/</guid>
		<description><![CDATA[Hari raya Idul Fitri dan Natal sebentar lagi. Peluang bisnis apa yang bisa anda siapkan sekarang? Dan bagaimana anda dapat memaksimalkan penggunaan internet untuk bisnis anda?
Ketika saya pertama kali mencoba untuk melakukan bisnis secara online, saya memasarkan produk mainan kayu buatan seorang teman, lalu saya dan beberapa teman dari Dunia Ibu mencoba berbisnis parcel Lebaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari raya Idul Fitri dan Natal sebentar lagi. Peluang bisnis apa yang bisa anda siapkan sekarang? Dan bagaimana anda dapat memaksimalkan penggunaan internet untuk bisnis anda?</p>
<p>Ketika saya pertama kali mencoba untuk melakukan bisnis secara online, saya memasarkan produk mainan kayu buatan seorang teman, lalu saya dan beberapa teman dari Dunia Ibu mencoba berbisnis parcel Lebaran dan Natal. Kami mencoba untuk memaksimalkan penggunaan internet dalam mempromosikan produk kami.</p>
<p>Memang bisnis yang satu ini tidak dikerjakan online penuh, karena kami tetap harus membeli barang, membuat parcel dan mengirimkan ke penerima. Maka waktu itu kami buat sebuah tim yang terdiri dari:<br />
-tim manajemen: bertugas mengelola tim dan semua aktifitas<br />
-tim pembuat parcel: bertugas berbelanja dan membuat parcel<br />
-tim pemodal: menyetorkan sejumlah modal untuk mendapatkan keuntungan<br />
-tim marketing: bertugas mencari pesanan</p>
<p>Kali ini saya tidak akan menulis detil tentang bisnis parcel nya, tapi saya akan bercerita mengenai penggunaan internet dalam memasarkan parcel Dunia Ibu.</p>
<p><span id="more-66"></span></p>
<p>Coba anda cari kata kunci &#8216;parcel lebaran&#8217; di google maka anda akan menemukan situs www.dunia-ibu.org di halaman pertama. Anda bisa lihat halaman itu begitu sederhana. Hanya memuat gambar, sedikit keterangan, harga dan cara menghubungi kami. Tapi dari halaman sederhana ini, kami mendapatkan omzet lebih dari Rp. 100jt di tahun pertama kami berbisnis parcel. Cukup baik untuk ukuran ibu-ibu rumah tangga yang baru pertama kali ini berbisnis<img src='http://www.asianbraincommunity.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Memang selain katalog sederhana online ini, kami pun menyediakan katalog cetakan. Karena biasanya orang yang mencari informasi soal parcel, perlu memberikan pilihan-pilihan parcel ke atasannya lagi. Jadi setelah mereka menghubungi kami, kami akan mengirimkan katalog cetakannya.</p>
<p>Selain mengandalkan search engine, kami pun aktif berpromosi di mailing list. Awalnya, beberapa bulan sebelum hari H, kami mempromosikan peluang bisnis, dimana kami akan memberikan fee untuk mereka yang berhasil menjual parcel. Mereka yang mendaftar lalu kami masukkan ke dalam jaringan tim marketing. Mendekati hari H, maka tugas tim marketing inilah untuk berpromosi baik online dan offline, untuk memasarkan produk kami.</p>
<p>Sampai saat ini, setiap tahunnya kami masih mendapatkan banyak email yang meminta informasi lebih lanjut mengenai parcel-parcel kami karena mereka dapat dengan mudah menemukan web sederhana kami di google maupun yahoo.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asianbraincommunity.com/66/bisnis-parcel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
