Artikel Terbaru

 

Dukung Proposal Renungan Kemanusiaan Sedunia
Ditulis Oleh MES , Saturday, 5 April 2008

Saya sangat terharu membaca postingan rekan ABers berjudul “Usul ABCD” beberapa waktu lalu, yang ditulis oleh Ifrajoyku dan Endang. Saya sitir sebagian tulisan itu: “Di negeri kita ini kan sudah terlalu banyak “The helpless, the hopeless, the jobless people….”(Ayo sebut less-less yang lain, masih banyak! kulakan “less-less” di Indonesia juga bisa). Balita kurang gizi, busung lapar, bahkan mati kelaparan di negeri sesubur dan semakmur negeri jamrud katulistiwa ini, yang Koes Plus menyebutnya tanah kita tanah surga ….Ironis!” Ya, memang ironis bahkan SANGAT IRONIS kondisi rakyat kita!
Indonesia adalah negeri yang besar, dengan kekayaan alam yang besar dan potensi penduduknya yang besar… namun sayang, hingga kini masih banyak rakyatnya yang (maaf) hidup dalam kemiskinan dan kebodohan, juga dalam ketidak adilan dan kekerasan.

Berangkat dari ketidakadilan dan kekerasan dan less-less yang lain itu, mau tidak mau kita teringat 10 tahun Tragedi Kemanusiaan yang pernah terjadi di negeri kita ini, yang 1 bulan lagi (Mei) akan kita peringati. Kita mengenalnya sebagai “Tragedi Mei 1998″. Dalam mengenang peristiwa memilukan itu, Peaceful Indonesia mengetuk hati putra-putri bangsa untuk mendukung “Proposal Renungan Kemanusiaan Sedunia Dalam Memperingati 10 tahun Tragedi Mei 1998″, yang memiliki 3 tujuan penting di dalamnya. Salah satunya adalah “Mengundang semua warga Indonesia dan warga dunia yang peduli Indonesia untuk menciptakan Indonesia baru tanpa kekerasan dan diskriminasi”. Kita dapat mendukungnya dengan mengisi lembaran petisi “Menuju Indonesia Baru Tanpa Kekerasan dan Diskriminasi”, yang nantinya akan diserahkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia.

Saya pun telah ikut mengisi petisi itu dan kini mengajak rekan-rekan ABers, dan juga akan mengajak rekan-rekan dari seluruh dunia yang tergabung dalam SEOcontest2008 untuk ikut mengisi petisi Menuju Indonesia Baru tersebut. Terima kasih untuk perhatian dan supportnya. Let us make a better place for Indonesia :)


Belajar Berjalan diatas Air….Mau????
Ditulis Oleh abil , Wednesday, 26 March 2008

Alkisah ada 2 orang lelaki tua yang telah pensiun dan telah meraih apa yang dicita-citakannya selama ini,ya cita-cita sebagian besar manusia normal yaitu “financial freedom”.Suatu hari,keduanya menghabiskan waktu untuk refreshing dengan melakukan hobi mereka yaitu memancing di sebuah sungai yang berarus sedang.

Setelah puas menghabiskan waktunya memancing, salah satu diantara mereka,panggil aja si Bob bertanya kepada rekannya,sebut aja si Edy,”Hi Ed, percaya nggak kamu,kalo aku bisa berjalan diatas air.” Si Edy, dengan sedikit cuek berkata,ah kau ada-ada aja,emang kamu Bruce Lee apa Brama Kumbara…” halaaaah..kok jadi bahas tutur Tinular ..he..he

“Eh, gak percaya ni orang,coba lihat aku.” tukas si Bob,maka mulailah Bob melangkah dengan ringan dan lincah di atas permukaan air itu hingga bisa mencapai seberang sungai hanya dalam beberapa detik.

“Waaauuuwww”, si Edy melongo,melihat jurus meringankan tubuh yang baru saja di peragakan si Bob, dan dia belum juga paham kalo ternyata sahabatnya ini seorang “master” di rimba persilatan …..

Bob tertawa girang melihat sahabatnya melongo,tanpa berkedip,dan sekali lagi dia mengulangi atraksinya “melangkah dengan ringan diatas permukaan sungai yang airnya bening itu”dan dihampirinya sahabatnya ini.

Bob lalu berkata,” Hi Ed, gimana, sudah percaya kan kamu,kalo aku bisa berjalan diatas air.” “ya..ya..ya aku percaya”, jawab Edy,”tapi Bob,please ajari aku dong gimana sih caranya kamu bisa seperti itu,aku juga ingin belajar agar bisa berjalan diatas air,” lanjut Edy sambil memohon.

“Ok Ed,jangan kuatir aku pasti akan ajari kamu,dan ilmunya sebenarnya amat lah mudah,aku yakin kamu pasti bisa dengan cepat.”hibur Bob.

Maka mulailah Bob menceritakan kepada Edy,bagaimana ia bisa berjalan diatas air,dia juga menunjukkan titik-titik mana dia harus menjejakkan kakinya diatas permukaan sungai itu,ya….rupanya Bob bisa berjalan diatas air,karena Bob sudah tau dan hapal dititik-titik mana batu sungai itu bisa diinjak sebagai titian hingga sampai di sebrang sungai.

Ooo…rupanya Bob berjalan diatas permukaan sungai,karena dia telah menguasai medan,dia telah hapal benar bagaimana dia bisa menyebrang sungai dengan selamat dengan memanfaatkan batu-batu yang ada di sungai itu….aaahhh itu siiih bukan ilmu yang sulit…

Benar,memang benar,ternyata sebenarnya tidak ada yang sulit,hanya semata kita belum tau,kita belum memahami medan dan kita belum punya jam terbang yang cukup untuk menaklukan sebuah tantangan,hingga kita melihat seseorang yang bisa melampaui tantangan itu laksana seorang “master” kungfu yang memiliki kedigdayaan tiada tanding.

Proses menjadi seorang “master” butuh proses,butuh latihan dan terus mencoba.Dan sesungguhnya siapapun akan bisa menjadi seorang “master”,bila telah melampaui semua proses itu dengan bijaksana……..

Thanks buat guruku, my “master” yang telah mengingatkan aku untuk menjalani sebuah proses belajar dengan bijaksana, thanks bu Hira.Tapi Bu guru, aku juga ingin segera bisa “berjalan diatas air” kayak bu guru,boleh kan?
Aku,akan terus belajar dan aku akan terus berlatih,aku harus menjalani proses dengan lebih cepat,ada yang menungguku di seberang sungai,dan aku tidak sabar dan tidak sanggup untuk menunggu terlalu lama, karena di seberang sungai itu ada banyak air mata yang harus segera ku hapus,di seberang sungai itu ada banyak jerit dan duka yang ingin segera kuhibur…aku yakin bu guru paham isi hatiku, karena misiku pun sama dengan bu guru.
Aku bukan sekedar akan menghabiskan waktuku untuk memancing bila nanti aku telah meraih “kebebasan” ku,bebas dari penjara kemiskinan,dan keegoisan untuk kaya sendirian.Tapi aku akan membuat dan mengajak lebih banyak orang tersenyum karena meraih kebebasannya juga….seperti yang kau cita-citakan juga.

NB: maaf kalo aku lagi sentimentil,aku menulis kan artikel ini disaat hatiku teriris pilu,ketika melihat acara TV yang menyajikan pemandangan betapa ada sebuah keluarga di tengah ibu kota,hanya mengandalkan penghasilan sebesar Rp 4000,untuk makan 3 orang balita,seorang ibu hamil 7 bulan dan seorang laki-laki kurus yang malang.Bayangkan apa makanan yg bisa mereka beli hanya dengan uang sebesar Rp 4000,-
dan juga aku tulis artikel ini,1 hari setelah aku kopdar dengan guru ku.
Buat Hira, aku ada disisimu untuk melakukan sebuah revolusi,aku yakin seyakin dirimu bahwa kita akan bisa mengubah air mata menjadi tawa….di negeri ini…Be stronger and May Alloh always help us

Naskah ini dicopy dari http://www.abil-fashion.com/bisnisonline


ANNE AHIRA, ASIAN BRAIN DAN GATHERING ABERS JOGLOSEMAR
Ditulis Oleh masadjico , Saturday, 22 March 2008

Gathering Abers Yogya

Kami ucapkan Syukur Alhamdullilah kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia kepada Kita Abers Joglosemar sehingga Acara Gathering Asian Brainer dari Jogja- Solo dan Semarang yang diadakan di Dixie Easy Dining pada tanggal 22 Maret 2008 pukul 11.00 s.d. 17.00 WIB telah terlaksana dengan lancar dan sukses.

Dikatakan lancar, karena acara terlaksana sesuai rencana, dan dikatakan sukses karena semua peserta yang terdaftar sebanyak 64 orang hampir semua datang, sedang yang absense hanya 2 orang, disamping itu yang semula acara diagendakan untuk Asian Brainer Jogja, Solo dan Semarang namun mendapat kehormatan dari Abers Jakarta, Bandung, Surabaya dan kota lainnya , acara yang digagas dipersiapkan yang memakan waktu hampir 1,5 bulan diawali dengan berita dari Ibu Guru Anne Ahira yang disampaikan oleh mbak Maya, salah seorang moderator Forum dan Abers Jogja, dimana Ibu Guru Anne Ahira akan turis-turisan ke Borobudur, maka dibuatlah thread di Forum, “Ayo Rembukan Abers Joglosemar” diserta Polling kota tempat rencana Gathering, akhirnya dimenangkan oleh Abers Jogja dengan suara lebih 50 %.

Jogja sebagai tempat Acara Gathering Abers sudah ditetapkan, maka dibuklah thread baru acara akan diselenggarakan kapan, atas usul Ibu Lily Abers dari Semarang, maka ditetapkan tgl. 22 Maret 2008 bertepatan dengan libur panjang dan proses selanjutnya adalah pendaftaran peserta yang dikoordinir oleh Mas Danang termasuk didalamnya pembayaran fee peserta untuk biaya Coffe Break dan Lunch.

Saya yang dapat tugas untuk mencari tempat acara Gathering diadakan yang sesuai dengan kantong kita, melakukan survey ke beberapa tempat dan akhirnya disetujui di Dixie Easy Dining, maka ditempat itulah Acara Gathering Abers Joglosemar diselenggarkan, namun menurut saya pribadi acara tersebut lebih pantas disebut Gathering Abers Pulau Jawa, karena yang hadir masing-masing dari Jakarta, Bandung, Semarang, Solo,Jogja dan Surabaya, namun dari segi jumlah peserta belum dapat dikatakan mewakili Pulau Jawa, siapa tahu kesempatan lain akan dislenggarakan yang betul-betul sebagai representasi Pulau Jawa yang sesungguhnya, misalnya di adakan di Jakarta, Surabaya atau malah di Base Camp-nya Asian Brain IMC di Bandung.

Tulisan ini saya sengaja dengan judulAnne Ahira, Asian Brain dan Gathering Abers Joglosemar, maksud saya adalah karena saya sebagai salah satu anggota komunitas Asian Brainer ingin bersama-sama dengan Abers dari daerah yang lain untuk tetap menjaga semangat kebersamaan dengan semua Abers agar tetap kompak, kalau kita bicara Anne Ahira berarti kita bicara Asian Brain dan Gathering Abers Joglosemar merupakan salah satu acara dari Anne Ahira dan Asian Brain sedangkan Joglosemar hanya tempatnya saja, yang kota lain juga menyelenggarakan seperti Abers Surabaya, Bandung dan juga Jakarta dan kota-kota lainnya akan menyusul tentunya.

Sejak saya berbagung dengan Asian Brain IMC pada April 2007 saya tidak pernah membayangkan akan bisa ketemu dengan Ibu Guru Anne Ahira sedekat saat Gathering Abers Joglosemar karena saya hanya salah satu murid Ibu Guru Anne Ahira di Asian Brain yang punya murid On Line lebih dari 3000 orang murid, jadi mana mungkin bisa bertemu apalagi bercanda dengan orang seterkenal Ibu Guru, Pakar Internet Marketing Kelas Dunia.

Kenyataan ini yang menjadikan saya menjadi lebih semangat untuk tetap ingin menimba Ilmu di Asian Brain Insya Allah sampai saya dapat merasakan manisnya sebagai Internet Marketer kelas Indonesia saja sudah cukup buat Saya, tidak usah kelas Luar Negeri untuk saat ini tentunya.

Saya sengaja tidak menulis materi yang disampaikan pada saat Gathering Joglosemar, biar teman-teman penasaran menunggu giliran Ibu Guru Anne Ahira menyampaiakan sendiri di tempat Gathering Anda, sehingga menjadi tradisi Anne Ahira , Asian Brain, dan Gathering Abers dimana saja.
Semoga. !

Ditulis oleh : Soegeng Ismunadji, Selasa Pahing, 25 Maret 2008